Website Resmi MDQH NW Anjani

Ma'had Darul Qur'an wal Hadits

al-Majidiyyah asy-Syafi'iyyah Nahdlatul Wathan

Pusat pengkajian al-Qur'an, Hadits, dan kitab turats dengan tradisi talaqqi, halaqah, serta khidmat keilmuan Nahdlatul Wathan.

37Dewan Masyayikh 60Tahun tradisi
Masjid Jami MDQH NW
TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid
TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid
"Ma'had adalah putraku yang ketiga"
Tradisi Keilmuan
Tradisi Keilmuan

Mengkaji kitab kuning dengan metode talaqqi/halaqah

Kurikulum Lengkap
Kurikulum Lengkap

Bidang Tafsir, Hadits, Fiqh, Ushul Fiqh, Tasawuf, Ilmu Bahasa Arab, dan lain-lain

Tenaga Pengajar Unggul
Tenaga Pengajar Unggul

Tenaga pengajar lulusan Madrasah al-Shaulatiyyah Makkah & perguruan tinggi ternama

MDQH NW
Logo MDQH NW
Ornamen

Tentang Ma'had Darul Qur'an wal Hadits al-Majidiyyah as-Syafi'iyyah Nahdlatul Wathan

Ma'had Darul Qur'an wal Hadits al-Majidiyyah asy-Syafi'iyyah Nahdlatul Wathan (MDQH NW Anjani) didirikan pada 15 Jumadil Akhir 1385 H / 1965 M, sekitar dua belas tahun setelah lahirnya organisasi Nahdlatul Wathan. Lembaga ini didirikan oleh Pahlawan Nasional asal NTB al-Maghfurlah Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid sebagai pusat pengkajian al-Qur'an dan Hadis yang berlandaskan pada mazhab Imam al-Syafi'i.

Kehadiran MDQH NW Anjani dimaksudkan untuk:

  1. Menjadi benteng iman dan taqwa serta menjadi penegak Islam Ahlussunnah wal Jamaah.
  2. Mencetak kader ulama dan muballigh yang terampil, berkompeten, berakhlak mulia, dan mampu menjawab tantangan zaman.
  3. Mentransformasikan ilmu agama dari guru-guru besar Maulana Syaikh untuk diwariskan kepada generasi penerus.
  4. Menjadi pusat pengembangan ilmu-ilmu keislaman melalui kajian kitab-kitab turats klasik.

Sejak awal, MDQH NW Anjani dikenal dengan tradisinya dalam pengkajian kitab kuning melalui metode talaqqi dan halaqah, yang membentuk kesinambungan keilmuan dengan para ulama salaf. Selain itu, lembaga ini juga menanamkan tradisi ta'dzim kepada guru dan kitab, pembiasaan ibadah sunnah, wirid, dan akhlak sederhana yang mencerminkan kesucian hati.

TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid
Ornamen
Ma'had adalah putraku yang ketiga yang tempat dermaga akhir harapanku untuk perjuangan ummat. Ma'had tumpuan Maulanassyaikh guna menjadi benteng Refleksi Keislaman, Kebangsaan, dan Keummatan Ahlussunnah wal jamaah. Ma'had adalah anak kandung madrasah al-shaulatiyah makkah al-mukarramah. Ma'had adalah jiwaku yang tak pernah terlupakan sepanjang hayat.

Visi MDQH NW

Visi MDQH NW adalah mencetak kader-kader Islam yang mampu menguasai al-Qur'an, hadits dan kitab ulama salafusshalih serta mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari dan sebagai penegak perjuangan al-Qur'an dan Hadits sebagai sumber kebenaran universal bagi ummat manusia dengan melahirkan insan yang unggul dalam menguasai tradisi ulama salaf saleh, baik di bidang ilmiyah maupun amaliyah serta mampu melahirkan generasi khairu al-ummah dan personal yang tafaqquh fid diin.

Misi MDQH NW

  • Menanamkan nilai-nilai ajaran Islam yang bersumber dari al-Qur'an, Hadits, Ijma' dan Qiyas.
  • Mempertajam semangat perjuangan li I'la' Kalimati Din wa Hifdhul Islam wal Muslimin.
  • Menyelenggarakan pusat studi hukum Islam Ahlussunnah wal Jama'ah 'ala Madzhabil Imam asy-Syafi'i.
  • Melestarikan dan menjaga Wasiat Maulana Syaikh TGKH. M. Zainuddin Abdul Majid al-Anfanani.
  • Melakukan kajian-kajian ilmu klasik secara komprehensif melalui sistem pendidikan pondok pesantren salafi.
  • Melakukan kaderisasi calon ahli agama, terutama dalam ilmu fiqih yang dapat mengembangkan tradisi ilmiyah dan amaliyyah sesuai tuntutan zaman.
  • Membentuk generasi penerus sebagai pejuang agama Islam lewat organisasi Nahdlatul Wathan, yang mampu bersaing dan mampu terjun di tengah-tengah masyarakat.
Ornamen
Ornamen

MDQH NW
MDQH NW
MDQH NW

Maulana Syaikh Dr. TGKH. Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani, M.Pd.I.

Dekan/Amid Ma'had Darul Qur'an wal Hadits Nahdlatul Wathan Anjani

Jejak Pendidikan

Lebih dari sekadar pendidikan

MDQH NW melahirkan ribuan alumni yang berperan di masjid, sekolah, pesantren, dan masyarakat. Fokus kami adalah mencetak kader ulama dan pemimpin umat yang berilmu dan berakhlak mulia.

  • 37

    Dewan Masyayikh

  • 25k+

    Mutakharrijin/Mutakharrijat berkiprah di dalam dan luar negeri

  • 60 Tahun

    Tradisi keilmuan berlanjut

  • 4k+

    Thullab/Tholibat yang masih menuntut Ilmu


Dewan Masyayikh dan Katib

Dewan Masyayikh dan Katib

Para masyayikh, katib, dan idarah yang mengawal tradisi keilmuan MDQH NW Anjani.

Data Masyayikh belum tersedia. Import database atau tambah data dari dashboard admin.

Bergabunglah dengan kami!

untuk menimba ilmu agama, memperdalam akidah, dan berkhidmat untuk ummat.

Kontak Kami

Kontak Kami

Alamat

Contact Person

Email Kami

Halaman WhatsApp

Ikuti Halaman WhatsApp Resmi Senat MDQH NW Anjani untuk mendapatkan informasi terbaru seputar kegiatan, pengajian, dan kegiatan lainnya.